Name:  136834010644defisit-anggaran.jpg
Views: 0
Size:  29.2 KB

Pemerintah berjanji mengendalikan defisit anggaran untuk menjaga kesinambungan fiskal. "Lewat optimalisasi pendapatan dengan meningkatkan iklim investasi dan menjaga konservasi lingkungan," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam keterangan pers tentang Nota Keuangan dan RUU APBN Tahun Anggaran 2014 di Jakarta, Jumat (16/8).

Pemerintah juga akan meningkatkan "quality spending" melalui peningkatan belanja modal untuk pembangunan infrastruktur, pengendalian subsidi, dan efisiensi belanja barang. Pengendalian "primary balance" juga akan dilakukan lewat optimalisasi pendapatan yang tidak dibagihasilkan dan "non-earmarking".

"Kita juga akan memperbaiki struktur belanja melalui pembatasan belanja terikat, belanja mandatory, dan efisiensi subsidi," katanya.

Menurut Hatta, pihaknya juga berjanji menurunkan ratio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) melalui pengendalian pembiayaan yang bersumber dari pinjaman dan "net negatif flow". "Intinya kita akan mengarahkan agar pinjaman harus untuk kegiatan produktif yang meningkatkan nilai tambah atau meningkatkan kapasitas perekonomian," katanya.

Pendapatan negara dalam RAPBN 2014 direncanakan mencapai Rp1.662,5 triliun, sedangkan belanja negara direncanakan mencapai Rp68,4 triliun dan penerimaan hibah Rp1,4 triliun.(Antara)