Mark Ambroce yang ditemani pasangannya, Joyce yang berusia 87, mengatakan, terapi minum air kencing sendiri adalah obat mujarab untuk penampilan tetap muda dan gaya hidup yang masih aktif.

"Joyce dan aku sama-sama memiliki masalah kesehatan serius yang harus diatasi. Saya memiliki tulang belakang rusak parah dan dia menderita penyakit makula, lutut yang benar-benar membutuhkan penggantian dan keluhan lain yang biasanya dikaitkan dengan orang tua," kata Ambroce kepada mailonline, seperti dilansir dari dailymail, Jumat (25/10/2013).

Pria yang berdomisili di Selatan Spanyol ini mengaku sudah menjalani tiga kali operasi di Inggris dan Spanyol. Dan dokter mengatakan tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain memberikan obat penghilang nyeri.

Ambrose pun kemudian mencari-cari informasi di internet untuk pengobatan sakit punggungnya. Ia menemukan informasi terapi minum urine.

Ia pun sudah sejak tiga tahun lalu menerapkan terapi ini dan Ambrose yakin inilah yang membuatnya dalam kondisi yang sehat bahkan terlihat awet muda.

"Sejauh yang saya ketahui, saya yakin ini karena terapi urin yang saya mulai lebih dari tiga tahun yang lalu , terutama bertanggung jawab untuk penampilan saya yang lebih muda," katanya.

Apakah minum air kencing sendiri benar-benar bermanfaat untuk kesehatan?

Dokumen sejarah menunjukkan bahwa suku Aztec mengobati luka karena infeksi dengan urine mereka sendiri. Manfaatnya juga telah dijelaskan dalam literatur India, Cina dan bahkan dijelaskan dalam Alkitab.

Urine sangat steril yang terdiri dari 95% air dan 5% nutrisi seperti protein, vitamin dan mineral.

Namun dokter Rob Hicks GP mengatakan, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang bisa membuktikan bahwa urine dapat menyembuhkan penyakit dan menyehatkan tubuh.

"Ginjal adalah sistem penyaringan yang efisien menyingkirkan apa yang tidak di butuhkan tubuh, sehingga untuk dimasukkan kembali ke dalam tubuh ini tampaknya kontra produktif," katanya.

"Secara pribadi, saya percaya ada cara yang lebih baik dan lebih cocok untuk menjaga tubuh sehat termasuk tidak merokok , makan makanan yang sehat dan menghindari stres," katanya.